View technorati.com

Bude aang

Ini dia budenya Ray Dan Nawal, yang siap berangkat ke serang kalau keadaan lagi susah, pengertian banget, setiap diperlukan selalu hadir ( thx bude ), seperti pahlawan aja dalam keluarga ini.
Sekarang Ray dan Nawal sudah besar dan enak diajak ngobrol, bude tidak akan bete di Serang kalau harus nemani, apalagi Ray yang asyik diajak ngobrol, apalagi diajak main pemadam kebakaran seperti Paman Sam.


Ray sekarang da pinter ngomong di telepon, bahkan nyaris nyambung seperti anak yang gede " wis wis wis ati ati yaa ?", ray juga da mau diajak ke Pasar belanja, dengan catatan dibeliin mainan, meskipun ke pasar Rau yang beseng .......
tapi kalau da nggak betah pasti deh tidak boleh megang megang barang di pasar, artinya da ngajak pulang mau segera main mainnannya yang baru.
budenya lebih seneng jalan jalan di mall, paling tidak seminggu satu kali, itupun kalau ada sopirnya, kadang juga ray dijadikan alasan untuk jalan jalan, asyik juga sih.
ini foto spesial budenya, biasanya bude aang kalau difoto sering merem entah kenapa, dari sepeluh foto paling cuman satu yang melek ( melak), sisanya tedhung ...
Banyak cerita dan kenangan, dalam suka tentunya, dan kami tidak akan pernah melupakan itu semua, akan terus terukir dalam prasasti Mandala Citra, dan saat bagaimanapun akan selalu teringat, kebesaran hati itulah yang mempersatukan satu dengan yang lainnya.
Makasih Bude, Ray da kangen jalan jalan lagi nich,dan adek Nawal pengen main jan onjen ........

PUNCAK

Pengalaman Pertama Ray & Nawal di Kebun teh Puncak 28 Desember 2008
sebenarnya tidak ada niatan mau ke puncak, awalnya sich ke Bandung menghadiri acara pernikahan adik Om agus di CIBADUYUT, 27 Desember 2008, di Bandung kita menginap di salah satu hotel di daerah pasteur hasil pesenan ibu Wies ( maksih bu ..), Ray menikmati banget tuh di hotel, maklum ini pengalaman pertama dia, sebelumnya sih sudah pernah cuman waktu itu masih kecil.


Pertama kali masuk hotel, warna coverbednya putih, ray merasa dia masuk ruang dokter " Dokternya nggak ada kan ?" itu pertanyaan dia waktu itu, dikira mo diperiksa dokter, setelah itu dia mandi dengan sower sangat gembira, perasaan ray mungkin dia lagi main pemadam kebakaran ( paman Sam ), lain lagi dengan adiknya (nawal), cuman sempet muntah k'na makan kue ....
Malam harinya kita nikamati kota Bandung tepatnya di daerah Dago, pengennya sih ke Outlet, uptown masalahnya ray paling tidak suka diajak belanja, kita bujuk dia dengan dijanjikan beli HP Power Rangers ( emang dari sebelumnya ray pengen ).
Minggunya kita keluar bandung mo pulang ke Serang, tapi lewat Puncak, padahal saat itu puncak lagi macet macetnya, maklum saat ini liburan panjang, tapi kita sempetin turun di telaga warna kebun teh pas puncak, dan ray lari lari terjatuh, ada luka ringan di dengkulnya, dan kita pulang ke serang via toll balik arah ke padalarang k'na macet banget.
Hikmah yang diperoleh :
  1. Kita perlu ngajak anggota keluarga jalan jalan, apalagi ke daerah baru, untuk menambah wawasan,
  2. Segala perbekalan harus siap, yang paling penting adalah kotak P3Knya,
  3. Jangan Pernah melakukan perjalanan di malam hari kalau ada anggota keluarga yang masih Bayi.
Pengalaman akan menjadi pelajaran buat kita semua